Tani Hub Group

Working Parents: Kisah Kamal dan Karina Seimbangkan Kerja dan Keluarga

Berbicara tentang work-life balance dan dampaknya bagi well-being karyawan sebuah perusahaan mungkin tidak akan ada habisnya. Terlebih untuk working parents atau pekerja yang telah berkeluarga seperti Muhammad Kamal Idris, People Services Manager TaniHub Group, dan Karina Indah Putri, Talent Acquisition Lead TaniHub Group.

Sebagai TaniSquad, Kamal dan Karina memiliki serentetan kewajiban di kehidupan keluarga dan karier yang harus diseimbangkan agar kedua area tersebut berjalan lancar. Apalagi, budaya kerja di startup cenderung dinamis dan serba cepat. Hal itu tentunya merupakan sebuah tantangan tersendiri bagi pekerja yang harus berakrobatik ria antara kehidupan keluarga dan pekerjaan.

Di TaniHub Group, meskipun keduanya bekerja di belakang layar, peran mereka tidaklah sepele. Kamal adalah orang nomor satu yang bertanggung jawab untuk payroll atau penggajian karyawan, sedangkan Karina sebagai Talent Acquisition Lead memiliki kewajiban untuk menjalankan dan memenuhi proses rekrutmen di perusahaan sesuai dengan tenggat waktu dan kebutuhan bisnis perusahaan.

Kamal harus mau bekerja lembur untuk memastikan gaji tidak telat masuk. Karina harus sigap melakukan rekrutmen karyawan baru dan memastikan bahwa kandidat yang terpilih memang sesuai dengan kriteria dan kebutuhan perusahaan. Tidak hanya itu, ia harus menyesuaikan jadwal interview antara kandidat dengan user yang terkadang tidak mudah dilakukan. Semua itu hanya beberapa dari sekian banyak tugas lainnya yang perlu dilakukan oleh Kamal dan Karina untuk memenuhi kebutuhan karyawan di perusahaan.

Padatnya pekerjaan membuat mereka sama-sama sepakat bahwa waktu adalah hal yang sangat berharga. Bagi Kamal, waktu tidak bisa diulang; bobotnya seimbang antara waktu untuk pekerjaan dan waktu untuk keluarga. Sebagai karyawan, dia berprinsip untuk selalu totalitas bekerja alias benar-benar memanfaatkan waktu yang ada. Namun ketika berperan sebagai suami untuk istrinya dan ayah untuk dua anak perempuannya, Kamal mencurahkan seluruh waktunya untuk keluarga. Bahkan, Kamal selalu membantu pekerjaan rumah dan mengasuh anak-anaknya ketika istrinya membutuhkan istirahat.

Saat pandemi Covid-19, dia merasa waktu juga lebih fleksibel baginya untuk bisa membantu keluarga, karena tidak harus commute ke kantor.

“Saya dan keluarga senang melakukan hal-hal yang spontan, misalnya pergi jalan-jalan dan menginap di akhir pekan yang baru direncanakan sehari sebelumnya, selain sering ngobrol dan bercanda bareng,” kata laki-laki kelahiran bulan Agustus ini.

Buat Kamal, keluarga bermakna segalanya, yang artinya juga merupakan faktor penting dalam kehidupan kariernya. Dukungan dari keluarga inti bisa menjadi dorongan moral sehingga Kamal semangat menjalani tugasnya sebagai karyawan. Melihat pentingnya keluarga dalam hidupnya membuat Kamal selalu mengajarkan nilai-nilai yang baik kepada istri dan anak-anaknya, yaitu agar mereka tetap rajin beribadah, disiplin, dan saling menyayangi.

“Keluarga itu ada untuk kita dan masa depan kita juga, bagaimana kita saling support dan saling pengertian. Dengan adanya load pekerjaan yang tinggi, tanpa saling support di keluarga, pekerjaan nggak akan kepegang dan family time-nya juga (tidak akan terpenuhi),” ujar Kamal.

Seperti Kamal, Karina pun memaknai keluarga sebagai hal terpenting dalam hidupnya. Buat Karina, keluarga adalah hidup, bahkan maknanya tidak terhingga untuk dirinya karena tidak bisa diukur dengan segala sesuatu yang ada di dunia. Sebagai seorang istri dan ibu dengan satu anak, Karina selalu mengusahakan waktunya tersedia untuk keluarganya. Menurutnya, quality time bersama keluarga merupakan hal yang sangat berharga, walaupun hanya bisa dilakukan di luar rumah pada akhir pekan.

“Biasanya kalau jalan-jalan dengan suami dan anak, kami bisa lebih fokus dengan waktu bersama. Di rumah, kami agak sulit untuk quality time karena kami masing-masing punya kegemaran berbeda untuk waktu senggang. Jadi, kami biasanya pergi ke luar untuk makan dan hari Sabtu-Minggu merupakan saat yang paling masuk akal untuk melakukan itu,” ujarnya.

Pada saat yang sama, sebagai pekerja, ia tetap berprinsip untuk selalu memberikan usaha yang terbaik dalam pekerjaannya. Lewat pekerjaannya yang bisa membantu banyak orang, Karina merasa dirinya dapat menemukan kesenangan tersendiri dalam bekerja karena ia dapat menghargai dirinya sendiri, sekaligus berguna untuk orang lain.

“Pekerjaan membuat saya merasa bahwa saya dibutuhkan. Saya merasa apa yang dilakukan ini ada artinya, bukan cuma buat saya, tapi juga buat orang lain. Meskipun saya mengerjakan pekerjaan administratif, itu sudah membuat saya happy,” ujar Karina.

Pentingnya keluarga dan pekerjaan dalam hidup Karina membuatnya selalu menyeimbangkan waktunya untuk kedua area tersebut. Ia mengakui, time management adalah tantangan terbesar bagi seorang working mom seperti dirinya. Namun, menurutnya, pandemi bisa menjadi blessing in disguise untuknya karena situasi bekerja dari rumah (working-from-home/WFH) membuatnya lebih dekat dengan keluarga

“Kalau terlalu lama di depan laptop, saya akan tersadar bahwa saya belum memeluk anak saya atau belum mengajak dia bermain. Masa pandemi ini membuat kita bisa menjadi lebih dekat dengan anak kita,” katanya.

Keseimbangan di TaniHub Group

Baik Kamal maupun Karina sepakat bahwa perusahaan tempat mereka bekerja memberikan perlakuan yang fair terhadap karyawannya dalam hal work-life balance. Menurut Kamal, TaniHub Group memberikan kesempatan bagi karyawannya untuk mengkomunikasikan kebutuhan mereka. Dengan adanya komunikasi yang baik, tercipta rasa saling percaya antara karyawan dan perusahaan.

Dia mencontohkan saat dirinya sakit dan membutuhkan istirahat, padahal ada pekerjaan yang harus diselesaikan, atasan tetap memberikan waktu untuknya hingga benar-benar pulih dan membantunya berkoordinasi dengan pihak lain untuk membantu menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Kamal juga percaya, semua perusahaan pasti mendukung karyawannya untuk memiliki keseimbangan hidup yang baik, namun pada akhirnya kembali kepada pengelolaan waktu yang dilakukan karyawan. “Kalau kita kurang bisa manage waktu, maka otomatis waktu untuk keluarga juga berkurang,” kata Kamal.

Keseimbangan antara waktu untuk bekerja dan keluarga juga menjadi hal utama yang Karina rasakan selama menjadi TaniSquad (sebutan untuk karyawan TaniHub Group). Menurutnya, TaniHub Group sejak berangkat dari perusahaan kecil hingga berkembang lebih besar seperti saat ini, tetap memanusiakan karyawannya dengan memberikan work-life balance.

“Terkadang saya meeting pada Sabtu atau Minggu, dan banyak juga yang bekerja sampai malam. Namun, TaniHub Group tetap memanusiakan karyawannya. Saya tidak melihat perusahaan ini ‘dingin’ atau seperti ‘penjara SOP’ (standard operating procedure). SOP ada, ketegasan ada, tapi juga ada hal-hal yang bisa membangun diri kita,” pungkasnya

TaniHub Group

TinggalkanBalasan

*

Artikel terbaru

Memperingati Hari Tani Nasional 2022
Memperingati Hari Tani Nasional 2022: Menyelami Latar Belakang dan Urgensinya
10 Cara Mengolah Sayur Agar Tetap Segar Saat Disajikan
10 Cara Mengolah Sayur Agar Tetap Segar Saat Disajikan
Jadi mitra supplier produk segar
Jadi Mitra Supplier Produk Segar untuk Optimalkan Bisnis Kuliner
Bobby Robbson Petani Lembang, Jawa Barat. (TaniHub Group)
Kisah Bobby Robbson Memupuk Semangat Juang Bertani di Tengah Tantangan Harga Panen yang Anjlok
Strategi pemasaran bisnis kuliner
Panduan Lengkap! 9 Strategi Pemasaran Bisnis Kuliner untuk Gaet Banyak Pembeli
Makna kemerdekaan sebagai seorang TaniSquad.
Menelisik Makna Kemerdekaan sebagai Seorang TaniSquad
Tips for Choosing Fresh Cabbage
4 Tips Memilih Kol Segar untuk Pengusaha Kuliner
featured-1635153801-c1d668f74bfc277cdba78b135a57b388
Edwin dan Usahanya Menumbuhkan Rasa Saling Percaya di Tim
featured-1634011033-b1b3815d3b8c379f2d1d41ce4025a52f
Working Parents: Kisah Kamal dan Karina Seimbangkan Kerja dan Keluarga
Tika Apriyanti
Kreatif Selesaikan Masalah: Tika dan Dunia Customer Experience

ArtikelTerkait

Memperingati Hari Tani Nasional 2022
Memperingati Hari Tani Nasional 2022: Menyelami Latar Belakang dan Urgensinya
Selamat Hari Tani Nasional 2022 – Tahukah Anda setiap tanggal 24...
10 Cara Mengolah Sayur Agar Tetap Segar Saat Disajikan
10 Cara Mengolah Sayur Agar Tetap Segar Saat Disajikan
10 Cara mengolah sayur agar tetap segar saat disajikan- “People eat with...
Jadi mitra supplier produk segar
Jadi Mitra Supplier Produk Segar untuk Optimalkan Bisnis Kuliner
Supplier produk segar punya peran penting untuk operasional bisnis kuliner....
Bobby Robbson Petani Lembang, Jawa Barat. (TaniHub Group)
Kisah Bobby Robbson Memupuk Semangat Juang Bertani di Tengah Tantangan Harga Panen yang Anjlok
“Harga Sayur Anjlok, Petani Merugi”, siapa yang tidak asing dengan headline...
Strategi pemasaran bisnis kuliner
Panduan Lengkap! 9 Strategi Pemasaran Bisnis Kuliner untuk Gaet Banyak Pembeli
Pada umumnya, panduan strategi pemasaran bisnis kuliner hanya fokus pada...
Makna kemerdekaan sebagai seorang TaniSquad.
Menelisik Makna Kemerdekaan sebagai Seorang TaniSquad
Makna kemerdekaan jadi satu hal yang ramai dibicarakan saat mendekati hari...
Tips for Choosing Fresh Cabbage
4 Tips Memilih Kol Segar untuk Pengusaha Kuliner
Kol putih merupakan salah satu sayur primadona untuk tambahan berbagai...
featured-1635153801-c1d668f74bfc277cdba78b135a57b388
Edwin dan Usahanya Menumbuhkan Rasa Saling Percaya di Tim
“Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh.” Ini adalah kutipan dari The...
featured-1634011033-b1b3815d3b8c379f2d1d41ce4025a52f
Working Parents: Kisah Kamal dan Karina Seimbangkan Kerja dan Keluarga
Berbicara tentang work-life balance dan dampaknya bagi well-being karyawan...
Tika Apriyanti
Kreatif Selesaikan Masalah: Tika dan Dunia Customer Experience
Keberlangsungan sebuah bisnis, disadari atau tidak, susah untuk terlepas...
Muat lebih banyak